SPTJ Resmi Gelar Sekolah Kader Batch 1, Perkuat Regenerasi dan Militansi Organisasi

DETIKINSIDE.COM | JAKARTA — Serikat Pekerja Transportasi Jakarta (SPTJ) resmi membuka kegiatan Sekolah Kader SPTJ (SKK) Batch 1 pada Minggu (10/5/2026) di Gedung Transjakarta Academy. Kegiatan ini diikuti sebanyak 30 peserta sebagai bagian dari upaya penguatan kaderisasi dan regenerasi kepemimpinan di lingkungan SPTJ.

Kegiatan yang mengusung tema “Membentuk Kader Militan, Ideologis dan Berkomitmen dalam Perjuangan Pekerja” tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari unsur serikat pekerja dan praktisi organisasi buruh nasional.

Forum Sekolah Kader SPTJ Batch 1 pada Minggu (10/5).

 

Pelaksana kegiatan, Riswan Karto, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Sekolah Kader SPTJ Batch 1 menjadi awal dari program kaderisasi terstruktur pertama yang dimiliki SPTJ.

Menurutnya, program tersebut merupakan langkah penting dalam pertumbuhan organisasi guna membangun regenerasi kepemimpinan dan memperkuat fondasi perjuangan serikat pekerja.

“Sekolah kader ini menjadi awal dari program kaderisasi terstruktur pertama SPTJ sebagai langkah penting dalam pertumbuhan organisasi. Program ini bertujuan membangun regenerasi kepemimpinan, memperkuat organisasi, serta mencetak kader-kader yang memiliki komitmen tinggi untuk mempersiapkan pemimpin masa depan dalam menjalankan perjuangan dan visi SPTJ,” ujar Riswan.

Sementara itu, Ketua Umum SPTJ, Jan Oratmangun, berharap seluruh peserta mampu menjadi kader yang memberikan dampak nyata bagi perkembangan Transjakarta maupun gerakan serikat pekerja.

“Kader dari sekolah kader SPTJ harus memiliki dampak nyata dalam membangun Transjakarta dan memperkuat perjuangan serikat pekerja,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Divisi SDM dan Umum, Suratman, menekankan pentingnya kedewasaan sikap bagi para pekerja dalam menghadapi berbagai dinamika dunia kerja.

“Pekerja harus dewasa dan bijak dalam bertindak,” tegasnya.

Adapun Project Field Coordinator Urban Transport Indonesia, Enung Yani Rukman, turut menyoroti pentingnya kaderisasi dalam menjaga keberlangsungan organisasi pekerja.

“Sekolah kader itu penting untuk membangun kualitas sumber daya manusia dan keberlanjutan organisasi,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan sejumlah materi di antaranya ideologi serikat pekerja, nilai dasar perjuangan SPTJ dan tiga pilar organisasi, serta pembahasan mengenai sumber pengaruh dalam organisasi pekerja.

Kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi awal dalam membentuk kader-kader SPTJ yang berani, tulus, setia, serta memiliki loyalitas dan militansi dalam memperjuangkan hak-hak pekerja.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *