DETIKINSIDE.COM | JAKARTA — Serikat Pekerja Transportasi Jakarta (SPTJ) resmi menggelar Opening Sekolah Kader SPTJ Batch 1 pada Minggu (10/5/2026) di Gedung Transjakarta Academy, Jakarta. Kegiatan ini diikuti sebanyak 30 peserta yang berasal dari unsur kader dan anggota SPTJ.
Kegiatan sekolah kader tersebut mengusung semangat membentuk kader pekerja yang militan, ideologis, dan berkomitmen dalam perjuangan buruh. Acara berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB dengan menghadirkan sejumlah tokoh serikat pekerja nasional sebagai pemateri.
Presiden ASPEK Indonesia, Muhamad Rusdi, dalam pemaparannya menyampaikan pentingnya penguatan ideologi serikat pekerja di tengah tantangan dunia ketenagakerjaan yang semakin kompleks. Menurutnya, kader serikat pekerja harus memiliki keberanian dalam memperjuangkan hak-hak pekerja tanpa meninggalkan nilai persatuan dan solidaritas.
“Kader serikat pekerja harus memiliki militansi dan pemahaman ideologis yang kuat agar mampu menjadi garda terdepan dalam perjuangan pekerja,” ujar Muhamad Rusdi di hadapan peserta.
Sementara itu, Ketua FSP NIBA (Niaga Bank dan Jasa) sekaligus Majelis Pertimbangan Organisasi KSPSI, Pamrihadi Wiraryo, SH., MH., membawakan materi terkait sumber pengaruh dalam organisasi pekerja. Ia menekankan pentingnya integritas, kepemimpinan, dan kemampuan komunikasi dalam membangun organisasi yang solid dan progresif.
“Organisasi pekerja membutuhkan kader yang mampu menjaga marwah organisasi sekaligus membangun pengaruh positif di tengah masyarakat,” kata Pamrihadi.
Ketua Umum SPTJ, Jan Oratmangun, turut memberikan materi mengenai nilai dasar perjuangan SPTJ dan tiga pilar utama organisasi. Dalam sambutannya, ia berharap sekolah kader dapat menjadi ruang pembentukan karakter dan loyalitas kader terhadap perjuangan pekerja transportasi.
“Sekolah kader ini bukan hanya forum pembelajaran, tetapi juga ruang untuk membentuk kader yang berani, tulus, dan setia terhadap perjuangan organisasi,” tegas Jan Oratmangun.
Selain itu, hadir pula Pepy Fachrial yang memberikan dukungan moral dan semangat kepada seluruh peserta. Ia mengapresiasi langkah SPTJ dalam membangun kualitas sumber daya kader melalui pendidikan organisasi yang berkelanjutan.
Kegiatan Sekolah Kader SPTJ Batch 1 ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat solidaritas dan perjuangan pekerja transportasi Jakarta melalui kaderisasi yang terstruktur dan berkesinambungan.








