DETIKINSIDE.COM – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah mencanangkan Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah Dari Sumber di Jakarta pada Minggu 10 Mei 2026 di kawasan Plaza Festival, Jl. HR. Rasuna Said, Jakarta Selatan. Sebelumnya juga tekah terbit Instruksi Gubernur Nomor 5 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah Dari Sumber.
Kelurahan Taman Sari sejak pencangan Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah Dari Sumber secara massif dan terstruktur melakukan sosialisasi pemilahan dan pengolahan sampah. Sosialisasi dilakukan pihak Kelurahan baik kepada perangkat kelembagaan seperti Rukun Warga (RW), Rukun Tetangga (RT), LMK, FKDM, Karang Taruna dan juga langsung kepada warga melalui Gerakan Posyandu dan Jumantik.
Jumat dan Sabtu 22-23 Mei 2026 Pengurus RW.05 menggelar sosialisasi Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah Dari Sumber kepada Ketua RT dan perwakilan warga di Pos RW.05, Jl. Mangga Besar IVP No.35, RT.006/05. Pada Jumat 23 Mei 2026 sosialisasi pilah sampah RW.05 menggandeng Pengurus HMI Cabang Jakarta Barat dan Umi Tutik Asmawi Direktur Bank Sampah Universitas Budi Luhur Jakarta sebagai narasumber.
HMI Cabang Jakarta Barat ikut dalam Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah Dari Sumber lewat brending, “Jakarta Barat Ecological Outlook 2026”. Menurut Ketua HMI Jakarta Barat Dana Nur Azizah, masalah ekologi kota bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi dimulai dari apa yang kita buang di dapur rumah kita sendiri. Saatnya kita rubah tumpukan sampah jadi peluang dan kemandirian ! Melalui Jakarta Barat Ecological Outlook 2026, HMI bakal langsung turun aksi lewat agenda Social Action: Transformasi Kemandirian Warga dalam Mengelola Sampah Rumah Tangga. Tegas Dana.
Materi sosialisasi disampaikan oleh Umi Tutik Asmawi, Direktur Bank Sampah Universitas Budi Luhur Jakarta. Bank Sampah Universitas Budi Luhur termasuk bank sampah di Jakarta yang sukses menjalankan bank sampah. Bahkan telah mendirikan Rumah Produksi Bank Sampah Budi Luhur yang melakukan proses daur ulang sampah dengan menggandeng beberapa korporate.
Dalam penyampaian materi Umi Tutik juga mengajak jajaran RW.05 bersama warga melakukan studi ke Rumah Produksi Bank Sampah Budi Luhur. Ia menyampaikan telah memiliki puluhan Bank Sampah binaan yang tersebar di Jakarta.
Wanita yang sukses melakukan gerakan sosial lingkungan ini juga mengajak Ibu-ibu RW.05 untuk ikut dalam gerakan pilah dan olah sampah. Menurutnya kita tidak hanya menjalankan perintah agama untuk menjaga kebersihan dan menyelamatkan lingkungan tetapi juga menjadikan sampah sebagai sumber benefit rumah tangga.
Ketua RW.05 H. Supriadi bersama para Ketua RT antusiasi mengikuti sosialisasi. Bahkan berkomitmen untuk memulai gerakan pilah dan olah sampah secara massif di wilayah RW.05. Peserta sosialissi juga berencana akan melakukan kunjungan studi ke Rumah Produksi Bank Sampah Budi Luhur Jakarta.








