DETIKINSIDECOM |CILEGON — Jaringan Advokasi Rakyat Indonesia (JARI) Bersatu bersama UFH Law Office, Surosowan Indonesia Bersatu (SIB), dan Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cilegon menggelar kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim di Yayasan Rumah Pintar Kreasi. Kegiatan tersebut berlangsung di Lingkungan Pagebangan, RT 01/RW 03, Kelurahan Kubang Sari, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Provinsi Banten, Senin (9/3).
Koordinator Nasional JARI Bersatu, Tb. Uuy Faisal Hamdan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya pada momentum bulan suci Ramadan melalui kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Ia juga menjelaskan bahwa JARI Bersatu, baik di tingkat daerah maupun Dewan Pimpinan Pusat, terus fokus dan berkomitmen mengawal program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia melalui berbagai agenda strategis.
Beberapa rencana tindak lanjut program tersebut antara lain penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) dengan topik advokasi hukum di masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, yang akan menghadirkan narasumber dari kalangan praktisi hukum dan aparat penegak hukum.
Selain itu, JARI Bersatu juga berencana menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kelas Dunia Usaha yang akan diikuti oleh peserta dari asosiasi pengusaha dan para penggiat UMKM. Dalam kegiatan tersebut, narasumber direncanakan berasal dari Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.
Dalam kesempatan yang sama, JARI Bersatu juga menyampaikan usulan kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar tokoh pejuang Geger Cilegon asal Banten, KH. Wasyid, dapat dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional atas jasa-jasanya dalam perjuangan melawan penjajahan.
Melalui kegiatan ini, JARI Bersatu berharap dapat terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya di bulan Ramadan.








